Brigade al-Qassam Rilis Video 3 Sandera Lansia Israel Memohon Zionis untuk Dibebaskan

Selasa, 19 Desember 2023 - 09:12 WIB
Dalam video tersebut, Peri, yang duduk di antara dua tawanan lainnya, mengatakan dalam bahasa Ibrani bahwa dia ditahan bersama sandera lansia lainnya yang menderita penyakit kronis dan kondisi mereka sangat buruk.

“Kami adalah generasi yang membangun landasan bagi penciptaan Israel. Kamilah yang memulai militer IDF. Kami tidak mengerti mengapa kami ditinggalkan di sini,” katanya, mengacu pada angkatan bersenjata Israel.

“Anda harus melepaskan kami dari sini. Tidak peduli berapa biayanya. Kami tidak ingin menjadi korban akibat langsung dari serangan udara militer IDF. Bebaskan kami tanpa syarat apa pun,” ujarnya.

Video tersebut diakhiri dengan ketiga pria tersebut berkata serempak: “Jangan biarkan kami menjadi tua di sini.”

Media Israel melaporkan ketiga sandera tersebut berasal dari kibbutz Nir Oz di sepanjang perbatasan Israel, yang menjadi sasaran serangan 7 Oktober.

Peri berada di rumahnya di Nir Oz selama serangan itu, menurut laporan media Israel. Dia mencoba mengusir orang-orang bersenjata sambil menyembunyikan istrinya di belakang sofa. Dia akhirnya menyerahkan diri untuk menyelamatkan istrinya, yang masih bersembunyi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!