Eks Bos Shin Bet Samakan Militer Israel dengan ISIS karena Anut Fundamentalisme Agama

Minggu, 17 Desember 2023 - 11:41 WIB
Dalam wawancara dengan France24, Ayalon mengatakan bahwa dia mendukung pelenyapan Hamas dan hak Israel untuk hidup sebagai sebuah negara.

Namun, dia menyampaikan keprihatinannya tentang bagaimana pemerintah terus memandang rakyat Palestina, yang menurutnya telah menentukan pendekatan keamanan mereka.

“Pemerintah kami tidak mengakui Palestina sebagai sebuah bangsa. Selama masih ada konflik, kami tidak akan mencapai kesepakatan, dan kami tidak akan melihat stabilitas,” kata Ayalon kepada France24.

Israel terus menekan Gaza dengan invasi udara, darat dan laut yang intens—meskipun ada seruan internasional untuk menahan diri.

Pendukung utamanya, Amerika Serikat, mengatakan perang tersebut tidak boleh mengarah pada pendudukan Israel dalam jangka panjang di wilayah tersebut.

Majelis Umum PBB sangat mendukung resolusi tidak mengikat yang menyerukan gencatan senjata permanen di Gaza, namun Washington memilih menentangnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!