Netanyahu dan Putin Cekcok, Israel Tak Senang Sikap Rusia soal Perang Gaza

Selasa, 12 Desember 2023 - 03:05 WIB
Otoritas kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 18.000 warga Palestina telah terbunuh dalam pengeboman brutal Israel di Gaza. Israel mengeklaim sekitar 7.000 “teroris” Hamas termasuk di antara korban jiwa tersebut.

Lavrov mengatakan resolusi DK PBB seharusnya lebih kuat namun bahkan resolusi yang diveto pun “lebih baik daripada tidak sama sekali”, seraya menyerukan komunitas internasional untuk menekan Israel agar menghentikan perang.

“Orang Amerika sangat pandai dalam membatalkan budaya. Ketika mereka tidak menyukai suatu bagian dari sejarah atau peristiwa, mereka hanya membatalkan bagian yang mendahuluinya,” kata Lavrov.

Menurut Lavrov, ada alasan mengapa warga Palestina di Gaza merasa menjadi korban.

“Satu-satunya faktor paling berbahaya yang memicu ekstremisme di Timur Tengah adalah sifat negara Palestina yang belum terselesaikan,” katanya.

Lavrov tidak menanggapi ketika ditanya apakah dia munafik mengenai kritiknya terhadap Israel mengingat invasi Rusia ke Ukraina. “Terserah Anda untuk menilainya,” katanya kepada wartawan yang mewawancarainya dari panggung Forum Doha.

Kremlin mengatakan Rusia siap memberikan semua bantuan yang mungkin untuk meringankan penderitaan warga Palestina di Gaza dan mengurangi eskalasi konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!