Semakin Mengkhawatirkan, PBB: Separuh Penduduk Jalur Gaza Kelaparan
Minggu, 10 Desember 2023 - 10:01 WIB
Khan Younis telah menjadi fokus serangan udara besar-besaran dalam beberapa hari terakhir dan pimpinan rumah sakit Nasser di sana mengatakan timnya telah "kehilangan kendali" atas jumlah korban tewas dan terluka yang tiba di fasilitas tersebut.
Israel mengatakan para pemimpin Hamas bersembunyi di Khan Younis, mungkin di jaringan terowongan bawah tanah, dan mereka melakukan pertempuran dari rumah ke rumah dan “poros ke poros” untuk menghancurkan kemampuan militer kelompok tersebut.
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel Letkol Richard Hecht mengatakan kepada BBC pada hari Sabtu bahwa kematian dan rasa sakit apa pun yang dialami warga sipil adalah hal yang menyakitkan, tetapi ia mengaku tidak punya alternatif lain.
“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan sebanyak mungkin wilayah di Jalur Gaza,” katanya.
Herzi Halevi, kepala staf IDF, terekam memberi tahu tentara bahwa tentara Israel harus "menekan lebih keras."
"Kita melihat teroris menyerah... sebuah tanda bahwa jaringan mereka sedang runtuh," katanya.
Sementara itu, pemerintahan Joe Biden telah menggunakan undang-undang darurat untuk melewati Kongres dan mengizinkan penjualan sekitar 14.000 butir amunisi tank senilai lebih dari USD106 juta ke Israel.
Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan Israel telah membunuh lebih dari 17.700 warga Gaza dalam kampanye pembalasannya, termasuk lebih dari 7.000 anak-anak.
Baca Juga: 104 Masjid Dihancurkan Zionis, Hamas Minta UNESCO Turun Tangan Selamatkan Warisan Sejarah
Israel mengatakan para pemimpin Hamas bersembunyi di Khan Younis, mungkin di jaringan terowongan bawah tanah, dan mereka melakukan pertempuran dari rumah ke rumah dan “poros ke poros” untuk menghancurkan kemampuan militer kelompok tersebut.
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel Letkol Richard Hecht mengatakan kepada BBC pada hari Sabtu bahwa kematian dan rasa sakit apa pun yang dialami warga sipil adalah hal yang menyakitkan, tetapi ia mengaku tidak punya alternatif lain.
“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan sebanyak mungkin wilayah di Jalur Gaza,” katanya.
Herzi Halevi, kepala staf IDF, terekam memberi tahu tentara bahwa tentara Israel harus "menekan lebih keras."
"Kita melihat teroris menyerah... sebuah tanda bahwa jaringan mereka sedang runtuh," katanya.
Sementara itu, pemerintahan Joe Biden telah menggunakan undang-undang darurat untuk melewati Kongres dan mengizinkan penjualan sekitar 14.000 butir amunisi tank senilai lebih dari USD106 juta ke Israel.
Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan Israel telah membunuh lebih dari 17.700 warga Gaza dalam kampanye pembalasannya, termasuk lebih dari 7.000 anak-anak.
Baca Juga: 104 Masjid Dihancurkan Zionis, Hamas Minta UNESCO Turun Tangan Selamatkan Warisan Sejarah
(ian)
Lihat Juga :