Lebanon Selidiki Kemungkinan Gangguan Asing dalam Ledakan Beirut

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 19:30 WIB
Aparat keamanan menembakkan gas air mata pada kerumunan massa di Beirut pada Kamis malam (6/8), saat publik marah dengan elit penguasa. Saat ini Lebanon sudah mengalami krisis ekonomi sehingga ledakan yang melukai 5.000 orang itu semakin membuat marah publik.

Sejumlah orang yang beberapa melemparkan batu itu menandai kembalinya terjadi unjuk rasa yang sudah menjadi pemandangan setiap hari di Beirut. (Baca Juga: Tolak Mahasiswa Kedokteran Ditambah, Ribuan Dokter Korsel Mogok Kerja)

“Tak ada cara kami dapat membangun kembali rumah ini. Di mana negara?” tanya Tony Abdou, 60, yang sudah lama menjadi pengangguran. (Baca Infografis: Menghadapi Krisis Paling Parah, Lebanon di Ujung Kehancuran)

Rumah keluarganya di Gemmayze, distrik yang terletak beberapa ratus meter dari pelabuhan tempat gudang penyimpanan 2.750 amonium nitrat meledak dan mengakibatkan kehancuran besar. (Lihat Video: 190 Kios di Pasar Grogol Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!