Ratusan Wanita dan Remaja Palestina Akan Ditukar dengan Sandera Israel
Kamis, 23 November 2023 - 00:39 WIB
Dalam kesepakatan itu, Israel membebaskan lebih dari 1.000 tahanan, beberapa di antaranya dihukum karena pembunuhan, termasuk Yahya Sinwar, pemimpin Hamas di Jalur Gaza dan salah satu dari mereka yang dianggap bertanggung jawab oleh Israel atas serangan mematikan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.
Perjanjian yang ditengahi Qatar ini merupakan tanda nyata pertama dari penghentian pertempuran yang dimulai dengan serangan pada 7 Oktober oleh ratusan orang bersenjata Hamas, yang menyandera sekitar 240 warga Israel dan orang asing.
Israel telah menyetujui gencatan senjata selama empat hari, masuknya bantuan ke Gaza dan pembebasan 150 tahanan Palestina dengan imbalan para sandera, semuanya anak-anak atau wanita.
Seorang pejabat Palestina mengatakan sebanyak 150 tahanan Palestina lainnya bisa dibebaskan sebagai imbalan atas 50 sandera lainnya di hari-hari mendatang.
“Pembebasan sejumlah tahanan kami selama perang adalah hal yang sangat penting,” kata Qadura Fares, kepala Komisi Urusan Tahanan Otoritas Palestina.
Baca Juga: Israel Sepakat Gencatan Senjata 4 Hari, Imbalannya Hamas Bebaskan 50 Sandera
Perjanjian yang ditengahi Qatar ini merupakan tanda nyata pertama dari penghentian pertempuran yang dimulai dengan serangan pada 7 Oktober oleh ratusan orang bersenjata Hamas, yang menyandera sekitar 240 warga Israel dan orang asing.
Israel telah menyetujui gencatan senjata selama empat hari, masuknya bantuan ke Gaza dan pembebasan 150 tahanan Palestina dengan imbalan para sandera, semuanya anak-anak atau wanita.
Seorang pejabat Palestina mengatakan sebanyak 150 tahanan Palestina lainnya bisa dibebaskan sebagai imbalan atas 50 sandera lainnya di hari-hari mendatang.
“Pembebasan sejumlah tahanan kami selama perang adalah hal yang sangat penting,” kata Qadura Fares, kepala Komisi Urusan Tahanan Otoritas Palestina.
Baca Juga: Israel Sepakat Gencatan Senjata 4 Hari, Imbalannya Hamas Bebaskan 50 Sandera
Lihat Juga :