Tangkap Peretas Pengacau Pilpres, AS Janjikan Hadiah Rp146 Miliar

Kamis, 06 Agustus 2020 - 22:52 WIB
ZDNet melaporkan ini adalah hadiah ketiga yang ditawarkan oleh RFJ untuk peretas asing tahun ini. Pada bulan April AS menawarkan imbalan USD5 juta untuk informasi peretas pemerintah Korea Utara (Korut), dan pada bulan Juli menawarkan dua hadiah masing-masing USD1 juta untuk dua peretas Ukraina.(Baca: Pakar: Korut Mungkin Lancarkan Serangan Cyber saat Pilpres AS )

Peretasan dari negara asing menjadi masalah besar selama pemilu 2016 setelah peretas Rusia mencuri dan membocorkan email serta dokumen dari kampanye Hillary Clinton.

Sebelumnya, pada bulan Februari otoritas AS mendeteksi upaya intervensi dalam pemilu 2020 yang didukung Rusia. Pada bulan Juni, Google mengungkap upaya meng-compromise kampanye Presiden petahana Donald Trump dan lawannya, Joe Biden, oleh peretas yang didukung oleh China dan Iran.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!