Komandan Tank Tempur Israel Ini Dihabisi Sniper Hamas di Gaza

Senin, 13 November 2023 - 10:40 WIB
Saat menuju Gaza beberapa minggu kemudian, Habaka mengatakan kepada tentara di bawah komandonya bahwa dia mengharapkan rakyat Israel untuk terus bersatu, untuk terus tangguh. ”Karena hanya dengan bersama kita akan mengetahui kekuatan kita,” katanya saat itu.

Komunitas Druze Israel tinggal di banyak desa yang tersebar di Israel utara. Mereka telah hadir di wilayah ini setidaknya selama seribu tahun, dan komunitas mereka juga ditemukan di Lebanon, Suriah, dan sebagian Yordania.

Sekitar 8% dari minoritas Arab di Israel, atau sekitar 20% dari populasi negara tersebut yang berpenduduk 9 juta jiwa, Druze sangat loyal terhadap negara mana pun mereka tinggal, dan di Israel, sebagian besar pria bertugas di militer berdasarkan undang-undang wajib militer.

Namun, karena suku Druze berbicara bahasa Arab, menganut beberapa praktik Islam, dan memiliki nama yang terdengar Arab, orang-orang Yahudi Israel sering salah mengartikan mereka sebagai minoritas Arab Muslim di Israel dan, di masa lalu, terutama selama periode ketegangan tinggi antara Israel dan Palestina, mereka menghadapi masalah diskriminasi.

Emad mengatakan bahwa setelah serangan Hamas, sudah waktunya sikap Israel terhadap Druze, dan minoritas lainnya, berubah.

“Kita semua adalah warga negara Israel,” kata Emad Habaka kepada Fox News Digital.

“Kami berinvestasi di negara ini, dan kami menyerahkan putra-putra terbaik kami untuk berperang di militer. Perlu ada lebih banyak fokus pada kesetaraan antara orang Yahudi dan kelompok lain.”

“Anak saya percaya bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan musuh-musuh kita, satu-satunya cara untuk mengalahkan kegelapan, adalah dengan berjuang bersama,” lanjut Emad. "Ini adalah pesan yang kuat untuk seluruh rakyat Israel."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!