Kisah Bocah Gaza Menanti Hari Ulang Tahun Tewas Dibom Israel: 'Kareem, Rayakanlah di Surga'

Jum'at, 10 November 2023 - 00:09 WIB
Jurnalis Palestina Wael al-Dahdouh membawa jenazah cucunya korban pengeboman Israel di Gaza. Foto/QNN
GAZA - Sejak dimulainya agresi brutal Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, dengan jumlah korban tewas melebihi 10.000 jiwa, keluarga warga Palestina yang tewas menyimpan kenangan indah bersama orang-orang yang mereka cintai.

Muhammad Abu Shamlah kehilangan banyak anggota keluarganya dalam serangan udara Israel di lingkungan mereka di kamp pengungsi Al-Bureij di jantung Jalur Gaza bulan lalu.



“Setelah serangan udara yang menghantam rumah dan blok pemukiman kami pada Rabu malam, kami kehilangan orang tua saya, saudara laki-laki saya—yang sangat saya senangi—Aiman, Isma'il, Ahmad, Ibrahim, istri mereka, dan sebagian besar anak-anak mereka, selain putra tercinta saya Kareem, dan anak Muhammad Wisam Ziyada, serta saudara perempuan istri saya,” kata Abu Shamlah kepada The Palestine Chronicle,Kamis (9/11/2023).

“Saya, istri saya, dan putra saya Sameer selamat dari pemusnahan Israel, bersama saudara laki-laki saya Hussain dan putranya Sameer, dan putrinya Asma, serta Muhammad, putra Aiman, Salma, putri Isma'il, dan istri saudara laki-laki saya Ahmad, dan keluarga istri saya yang berada di apartemen saya pada saat serangan udara terjadi.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!