Tensi Memanas, Israel Sebut Unit Elit Iran Siap Terjun Perang

Jum'at, 03 November 2023 - 20:45 WIB
Menurut intelijen, setelah kekalahan ISIS, kelompok tersebut berada di balik beberapa serangan rudal terhadap Israel dari wilayah Suriah dan serangan roket terhadap pasukan AS di Suriah. Kelompok ini dikatakan dipersenjatai dengan amunisi berpemandu presisi serta drone bersenjata dan pengintai.

Pasukan ini terdiri dari departemen tempur, pasukan khusus dan logistik, dengan kekuatan tempur yang terdiri dari ribuan pejuang, sebagian besar warga Suriah, tetapi juga berasal dari Afghanistan, Lebanon, Pakistan, Sudan, Yaman dan tempat lain.

Kelompok ini disebut sebagai Hizbullah 2.0

Ketika perang IDF di Gaza terus meningkat beberapa minggu setelah Hamas melancarkan serangan mendadak pada 7 Oktober yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel, bentrokan juga meningkat di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Di tengah permusuhan lintas batas setiap hari, Hizbullah mengumumkan pada hari Kamis bahwa "mujahidin Perlawanan Islam" menargetkan 19 situs militer Israel.

IDF sendiri mengatakan pihaknya melakukan serangan terhadap “sasaran teror” di Lebanon selatan dengan menggunakan pesawat, tank, dan artileri.

Baca Juga: Intelijen AS: Iran dan Proksinya Berupaya Hindari Perang Besar dengan Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!