PBB: Serangan Israel Terhadap Kamp Pengungsi Sebuah Kekejaman!
Kamis, 02 November 2023 - 09:07 WIB
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada hari Rabu waktu setempat, setelah kunjungan dua harinya ke Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina, Griffiths menduga bahwa pertempuran di Gaza telah memasuki fase yang lebih mengerikan, dengan konsekuensi kemanusiaan yang semakin mengerikan.
β7 Oktober dan setelahnya akan meninggalkan bekas luka yang tak terhapuskan pada kehidupan jutaan orang,β kata Griffiths seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (2/11/2023).
Ia mengacu pada serangan awal yang dilakukan militan Hamas di wilayah Israel dekat Gaza, yang merenggut nyawa 1.400 orang, dan tanggapan Israel yang sejauh ini menyebabkan sebanyak 8.600 warga Palestina terbunuh, menurut otoritas kesehatan Gaza.
βIni tidak bisa dilanjutkan. Kita memerlukan sebuah langkah perubahan,β tegas pejabat PBB tersebut.
Baca Juga: Brigade al-Qassam: 7 Sandera Tewas Dibom Israel di Kamp Pengungsi Jabalia Gaza
Dia lebih lanjut menyerukan agar semua sandera yang ditangkap oleh Hamas segera dibebaskan tanpa syarat, agar kedua belah pihak menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan internasional dan berhenti menargetkan warga sipil.
β7 Oktober dan setelahnya akan meninggalkan bekas luka yang tak terhapuskan pada kehidupan jutaan orang,β kata Griffiths seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (2/11/2023).
Ia mengacu pada serangan awal yang dilakukan militan Hamas di wilayah Israel dekat Gaza, yang merenggut nyawa 1.400 orang, dan tanggapan Israel yang sejauh ini menyebabkan sebanyak 8.600 warga Palestina terbunuh, menurut otoritas kesehatan Gaza.
βIni tidak bisa dilanjutkan. Kita memerlukan sebuah langkah perubahan,β tegas pejabat PBB tersebut.
Baca Juga: Brigade al-Qassam: 7 Sandera Tewas Dibom Israel di Kamp Pengungsi Jabalia Gaza
Dia lebih lanjut menyerukan agar semua sandera yang ditangkap oleh Hamas segera dibebaskan tanpa syarat, agar kedua belah pihak menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan internasional dan berhenti menargetkan warga sipil.
Lihat Juga :