Tunjukkan Solidaritas, Burj Khalifa Nyalakan Lampu Bendera Lebanon
Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:27 WIB
Sekitar 100 orang tewas dan hampir 4.000 orang terluka setelah kebakaran di gudang yang berisi bahan peledak di gedung tiga lantai itu. Musibah itu mengakibatkan kerugian miliaran dolar di penjuru Beirut.
Di pelabuhan Beirut, 2.750 ton ammonium nitrat untuk pupuk dan bom disimpan di pelabuhan itu selama enam tahun tanpa langkah keamanan yang tepat.
Kini tim penyelamat masih menggali melalui puing untuk mencari para korban selamat. (Baca Juga: Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Lebanon, Banyak Orang Terluka)
Berbagai pertanyaan muncul terkait bagaimana Lebanon akan menghadapi kerusakan, terutama di pelabuhan itu, karena negara itu sudah mengalami krisis ekonomi dan ekonominya tergantung pada impor. (Baca Infografis: 10 Hal yang Perlu Diketahui dari Ledakan Mengerikan di Beirut)
Sejumlah rumah sakit di Beirut yang sudah kewalahan dengan pandemi virus corona, kini harus melayani ribuan orang yang terluka akibat ledakan besar itu. (Lihat Video: Diguncang 2 Ledakan Dahsyat, Beirut Luluh Lantak)
Di pelabuhan Beirut, 2.750 ton ammonium nitrat untuk pupuk dan bom disimpan di pelabuhan itu selama enam tahun tanpa langkah keamanan yang tepat.
Kini tim penyelamat masih menggali melalui puing untuk mencari para korban selamat. (Baca Juga: Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Lebanon, Banyak Orang Terluka)
Berbagai pertanyaan muncul terkait bagaimana Lebanon akan menghadapi kerusakan, terutama di pelabuhan itu, karena negara itu sudah mengalami krisis ekonomi dan ekonominya tergantung pada impor. (Baca Infografis: 10 Hal yang Perlu Diketahui dari Ledakan Mengerikan di Beirut)
Sejumlah rumah sakit di Beirut yang sudah kewalahan dengan pandemi virus corona, kini harus melayani ribuan orang yang terluka akibat ledakan besar itu. (Lihat Video: Diguncang 2 Ledakan Dahsyat, Beirut Luluh Lantak)
(sya)
Lihat Juga :