Politisi Pro-Moskow Ukraina Kritis Ditembak OTK
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 09:57 WIB
Akun Tsaryov di Telegram menyebutkan kerabatnya telah mengonfirmasi upaya pembunuhan tersebut. Ketika ambulans tiba untuk membawanya pergi, Tsaryov tidak sadarkan diri dan kehilangan banyak darah, kata administrator saluran tersebut.
Badan penegak hukum dan intelijen FSB Rusia membuka kasus pidana atas percobaan pembunuhan Tsaryov dan tidak menetapkan tersangka.
Tsaryov dilaporkan telah diperkirakan oleh Kremlin untuk memimpin pemerintahan pendudukan untuk melakukan invasi besar-besaran ke Ukraina pada tahun 2022. Sesaat sebelum invasi tersebut, seorang pejabat intelijen barat mengatakan kepada Financial Times bahwa Moskow mungkin memposisikan Oleg Tsaryov, dan lainnya, dalam peran kepemimpinan sebagai bagian dari upaya ini.
Tsaryov sendiri membantah klaim tersebut, menyebutnya sangat lucu karena dia diusir dari televisi Kremlin dan kemudian dipekerjakan sebagai direktur sanatorium di Yalta.
Sebuah laporan Kementerian Luar Negeri Inggris mengklaim bahwa Moskow berencana membentuk pemerintahan boneka, meskipun pihaknya menyebutkan nama tokoh lain termasuk mantan anggota parlemen Ukraina Yevhen Murayev.
“Kementerian Luar Negeri Inggris nampaknya bingung,” katanya kepada Guardian, menyangkal laporan tersebut.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Rusia Tembak Jatuh 2 Rudal ATACMS Amerika yang Dipasok ke Ukraina
Badan penegak hukum dan intelijen FSB Rusia membuka kasus pidana atas percobaan pembunuhan Tsaryov dan tidak menetapkan tersangka.
Tsaryov dilaporkan telah diperkirakan oleh Kremlin untuk memimpin pemerintahan pendudukan untuk melakukan invasi besar-besaran ke Ukraina pada tahun 2022. Sesaat sebelum invasi tersebut, seorang pejabat intelijen barat mengatakan kepada Financial Times bahwa Moskow mungkin memposisikan Oleg Tsaryov, dan lainnya, dalam peran kepemimpinan sebagai bagian dari upaya ini.
Tsaryov sendiri membantah klaim tersebut, menyebutnya sangat lucu karena dia diusir dari televisi Kremlin dan kemudian dipekerjakan sebagai direktur sanatorium di Yalta.
Sebuah laporan Kementerian Luar Negeri Inggris mengklaim bahwa Moskow berencana membentuk pemerintahan boneka, meskipun pihaknya menyebutkan nama tokoh lain termasuk mantan anggota parlemen Ukraina Yevhen Murayev.
“Kementerian Luar Negeri Inggris nampaknya bingung,” katanya kepada Guardian, menyangkal laporan tersebut.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Rusia Tembak Jatuh 2 Rudal ATACMS Amerika yang Dipasok ke Ukraina
Lihat Juga :