'Sebagai Yahudi, Saya Tak Terima yang Dilakukan Israel terhadap Gaza, Itu Upaya Genosida'

Selasa, 17 Oktober 2023 - 02:16 WIB
“Situasi di Gaza dan Israel sungguh tragis. Sebagai seorang Yahudi, timeline saya dipenuhi dengan kalimat 'Saya mendukung Israel', namun yang lebih saya rasakan adalah saya menentang pembunuhan. Saya menentang 1.200 orang Yahudi yang dibunuh oleh Hamas, tetapi juga menentang pembunuhan balasan terhadap 1.000 orang Palestina. Bisakah kita tidak melakukannya? setuju?" tulisnya di X.

Marisa Pyle, seorang pejabat senior di kelompok pendidikan pemilih Fair Fight Action yang berbasis di AS, mengatakan bahwa meskipun dia seorang Yahudi, dia tidak takut terhadap orang-orang Palestina tetapi takut terhadap kematian orang-orang tak berdosa yang digunakan untuk membenarkan genosida.

“Sebagai seorang Yahudi, saya takut. Saya tidak takut dengan tetangga saya yang orang Palestina atau Muslim. Saya takut keyakinan saya dan pembunuhan mengerikan terhadap orang-orang tak berdosa digunakan untuk membenarkan genosida di Gaza. Saya benar-benar takut pada orang-orang yang mendukungnya, yang begitu mudah melupakan rasa kemanusiaan kita bersama,” tulisnya di X, seperti dikutip Live Mint, Senin (16/10/2023).

Diperkirakan 2.300 orang di Gaza, sebagian besar adalah warga sipil, telah kehilangan nyawa dalam pengeboman yang dilancarkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sejak 7 Oktober, berdasarkan data yang dibagikan oleh otoritas Palestina.

Korban tewas di pihak Israel akibat serangan Hamas dilaporkan mencapai 1.300 orang.

Meski menimbulkan kerusakan besar, pemerintah Israel tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengalah.

“Kami akan memusnahkan Hamas," kata Kementerian Pertahanan Israel, saat mereka bersiap melancarkan invasi darat ke Jalur Gaza yang terkepung.

Pemerintah Israel telah menghentikan pasokan makanan, air dan listrik untuk 2,3 juta penduduk di wilayah tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!