Perbandingan Batalion Storm Z pada Era Putin dan Stalin
Selasa, 10 Oktober 2023 - 03:25 WIB
Juru bicara Pasukan Pertahanan Tavria Valerii Shershen mengatakan tentang formasi “Storm Z”: “Jumlah dan kualitas mereka berubah, mereka menjadi lebih siap. Mereka sudah menggunakan cadangan lini kedua. Ada lebih banyak marinir dan pasukan terjun payung, dan kelompok pasukan khusus yang terpisah sedang bekerja.”
Pusat Perlawanan Nasional Ukraina mengatakan pada bulan Juli bahwa ada peningkatan jumlah anggota unit “Storm Z”. “Storm Z adalah salah satu ‘unit militer penghukum’ yang diciptakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia dengan model Wagner PMC. Anggota unit ini direkrut di penjara-penjara Rusia, termotivasi oleh prospek pengurangan hukuman dan ‘penghasilan’ sebesar USD2.000 per bulan.”
Sebelum pemberontakan kelompok Wagner yang dipimpin oleh bosnya Yevgeny Prigozhin pada tanggal 24 Juni, kelompok tentara bayaran tersebut bertempur dalam perang Ukraina dan menyerahkan kota Bakhmut yang menjadi titik konflik ke dalam kendali tentara Rusia setelah pertempuran terpanjang dan paling berdarah dalam perang tersebut.
Foto/Britannica
Selama Perang Dunia II, Joseph Stalin menjatuhkan hukuman yang kejam bagi tentara yang mundur atau meninggalkan pos mereka tanpa izin: Mereka akan dipaksa untuk bergabung dengan “batalion hukuman” yang pada gilirannya akan dikerahkan ke bagian paling berbahaya di garis depan, yang secara efektif merupakan kematian.
2. Terdiri dari Penjahat dan Tentara Bayaran
Lembaga riset Institute of Study of War (ISW) yang berbasis di Washington menulis dalam penilaiannya bahwa unit “Storm-Z” yang dibentuk oleh narapidana memiliki efektivitas operasional yang rendah karena moral dan disiplin yang buruk. Unit “Storm-Z” sebagian besar tidak efektif dalam melakukan lebih dari sekedar terobosan taktis skala kecil.Pusat Perlawanan Nasional Ukraina mengatakan pada bulan Juli bahwa ada peningkatan jumlah anggota unit “Storm Z”. “Storm Z adalah salah satu ‘unit militer penghukum’ yang diciptakan oleh Kementerian Pertahanan Rusia dengan model Wagner PMC. Anggota unit ini direkrut di penjara-penjara Rusia, termotivasi oleh prospek pengurangan hukuman dan ‘penghasilan’ sebesar USD2.000 per bulan.”
Sebelum pemberontakan kelompok Wagner yang dipimpin oleh bosnya Yevgeny Prigozhin pada tanggal 24 Juni, kelompok tentara bayaran tersebut bertempur dalam perang Ukraina dan menyerahkan kota Bakhmut yang menjadi titik konflik ke dalam kendali tentara Rusia setelah pertempuran terpanjang dan paling berdarah dalam perang tersebut.
Storm Z Versi Stalin
1. Batalion Hukuman
Foto/Britannica
Selama Perang Dunia II, Joseph Stalin menjatuhkan hukuman yang kejam bagi tentara yang mundur atau meninggalkan pos mereka tanpa izin: Mereka akan dipaksa untuk bergabung dengan “batalion hukuman” yang pada gilirannya akan dikerahkan ke bagian paling berbahaya di garis depan, yang secara efektif merupakan kematian.
Lihat Juga :