China Akui Jet Tempur Siluman J-20 Terinspirasi Pesawat AS

Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:09 WIB
"Karena pengaruh Rusia, desainer Cina mengabaikan hal-hal seperti sistem avionik dan senjata," kata Zhou. "MiG-29 Rusia, misalnya, tidak memiliki peluang untuk bersaing dengan mitranya dari Amerika, multirole segala cuaca; F-16."

Salah satu kelemahan yang mungkin dari J-20 sebagai jet tempur berbasis kapal induk adalah bahwa ia jauh lebih berat daripada FC-31. Kapal induk terbaru China akan dilengkapi dengan sistem peluncuran ketapel elektromagnetik yang bisa memangkas waktu tinggal landas dengan pembatasan berat pesawat tempur.

Dengan berat maksimum 25 metrik ton, berat FC-31 12 metrik ton lebih ringan dari J-20. Selain itu, panjang FC-31 sekitar tiga meter (10 kaki) lebih pendek dari J-20.

FC-31 dikembangkan untuk mencocokkan F-35 Amerika Serikat, yang dibangun oleh Lockheed Martin dan platform untuk F-35B dan F-35C yang berbasiskan kapal induk.

Terlepas dari perbandingan itu, pakar militer yang berbasis di Macau, Antony Wong Tong, mengatakan FC-31 bukan tandingan F-35 dalam hal kemampuan manuver atau daya tembak.

"Berdasarkan teknologi China saat ini dan kapasitas produksi, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) harus memilih platform yang andal yang memiliki jangkauan pertempuran panjang dan potensi untuk pengembangan. Dan pilihan terbaik untuk itu adalah J-20," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!