Banyak Pria Menjadi Miliarder karena AI, Kenapa Perempuan Tidak Demikian?

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 18:40 WIB
Misalnya, DALL-E 2 menghasilkan banyak sekali gambar pria kulit putih sebagai respons terhadap permintaan untuk "CEO" dan "direktur" setelah dirilis tahun lalu. Amazon terpaksa menghapus alat perekrutan AI pada tahun 2017 setelah menyadari bahwa itu didiskriminasi terhadap perempuan.

Perdebatan kini sedang berlangsung mengenai bagaimana mencegah penyebaran model dan produk yang bias, dengan California hampir mengeluarkan undang-undang yang mewajibkan perusahaan modal ventura untuk mengungkapkan ras dan gender para pendiri perusahaan rintisan yang mereka danai.

Angela Hoover, salah satu pendiri dan CEO perusahaan mesin pencari AI yang berbasis di San Francisco, Andi, mengatakan kepada Insider bahwa kurangnya keragaman dalam industri AI dan modal ventura merupakan suatu kekhawatiran.

“Saya khawatir tentang bias dan diskriminasi dalam model AI,” katanya. “Salah satu prioritas terbesar kami adalah memastikan model AI adil dan tidak memihak,” katanya.

“Meskipun AI sangat didominasi oleh laki-laki dan kami masih melihat kesenjangan gender yang besar pada acara-acara AI di San Francisco, kami berharap hal ini akan berubah seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang terlibat dalam perusahaan AI. Semakin banyak keberagaman yang kami miliki dalam AI, semakin baik, " ungkap Hoover.

Kemudian, Young mengatakan kepada Insider bahwa perusahaan modal ventura perlu memperbaiki kebijakan rekrutmen mereka, menumbuhkan budaya yang lebih inklusif, dan memantau strategi investasi mereka untuk mengurangi bias guna memastikan pengembangan AI yang bertanggung jawab.

“Ledakan investasi pada AI generatif baru-baru ini telah mewujudkan kebutuhan tersebut bagi perempuan dan kelompok marginal untuk mendapatkan tempat yang setara dalam kewirausahaan teknologi dan ekosistem modal ventura merupakan hal yang lebih mendesak,” katanya.

“Sangat penting bagi kita untuk mendorong inklusi dan kesetaraan di bidang-bidang ini untuk mendorong desain AI yang bertanggung jawab,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!