Apa Itu Rudal Iskander Rusia, Senjata Pembantai 52 Orang di Ukraina

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 00:39 WIB
Rudal balistik jarak pendek Iskander telah menjadi hal yang umum dalam serangan Rusia terhadap Ukraina, terutama karena rudal tersebut dapat menempuh jarak sekitar 300 mil.

Rudal tersebut dibawa dengan sistem mobile di jalan raya, yang pada dasarnya adalah bagian belakang truk, dan bukan diluncurkan dari lokasi tetap.

Setelah ditembakkan, sistem akan dikemas dan dipindahkan untuk menghindari serangan balasan.

Tidak seperti kebanyakan sistem mobile, Iskander dapat menembakkan dua rudalnya dari satu kendaraan, yang secara signifikan meningkatkan daya tembaknya.

Menurut para pejabat Ukraina, misil ini telah digunakan beberapa kali oleh pasukan Rusia untuk melakukan serangan “double tap” di mana sebuah rudal pertama menghancurkan suatu sasaran sebelum rudal kedua ditembakkan ke daerah tersebut saat upaya penyelamatan sedang dilakukan.

Setiap rudal juga dapat digunakan secara independen, menyerang sasaran statis dan bergerak. Dalam contoh terakhir, koordinasi target disesuaikan dari jarak jauh saat rudal berada di udara.

Iskander pertama kali diluncurkan pada tahun 1996 untuk menggantikan rudal balistik Oka Uni Soviet, yang dihentikan produksinya berdasarkan perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!