Pionir Vaksin Covid-19 Raih Hadiah Nobel Kedokteran

Selasa, 03 Oktober 2023 - 00:49 WIB
Pada tahun 2005, Kariko dan Weissman mengembangkan apa yang disebut modifikasi basa nukleosida, yang menghentikan sistem kekebalan melancarkan serangan inflamasi terhadap mRNA buatan laboratorium, yang sebelumnya dipandang sebagai rintangan besar terhadap penggunaan teknologi terapeutik.

“Kami tidak bisa membuat orang memperhatikan RNA sebagai sesuatu yang menarik,” kata Weissman.

"Hampir semua orang menyerah," ia menambahkan.

Dibesarkan di sebuah desa di sebuah rumah tanpa air mengalir atau lemari es, Kariko mendapatkan gelar doktor biokimia di Szeged sebelum dia dan suaminya menjual mobil Lada buatan Soviet, sebelum akhirnya pergi ke Amerika dengan tiket sekali jalan.

Putrinya, Susan Francia, menjadi pendayung nasional AS dan peraih medali emas Olimpiade.

Di UPenn, Kariko mencoba mengubah mRNA menjadi alat pengobatan sepanjang tahun 1990an tetapi kesulitan untuk mendapatkan hibah karena penelitian tentang DNA dan terapi gen menarik sebagian besar perhatian komunitas ilmiah pada saat itu.

Kariko mengatakan bahwa dia menanggung ejekan dari rekan-rekan universitasnya karena usahanya yang gigih, dan kegagalannya untuk mendapatkan hibah penelitian menyebabkan UPenn menurunkan jabatannya dari jabatan profesor penuh waktu pada tahun 1995.

Baca Juga: Yayasan Nobel Tidak Akan Undang Rusia, Belarusia dan Iran, Kenapa?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!