Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:51 WIB
"Saya tahu bahwa begitu saya berbicara, saya bisa menghilang kapan saja, sama seperti semua pemrotes yang berani di Hong Kong," ujarnya, yang dilansir Senin (3/8/2020).
"Saya bisa menghilang kapan saja. Bahkan nama saya tidak akan ada lagi."
Dia mengklaim bahwa itu adalah tanggung jawabnya untuk mengeluarkan informasi sebelum "menghilang".
Dr Yan menunjukkan bahwa dia telah dibesarkan dan dididik di bawah rezim Partai Komunis China dan tahu hal-hal apa yang akan dilakukan pemerintah China. Namun, dia tidak berani menebak seberapa rendah Partai Komunis China akan membungkuk.
Ahli virologi ini berjanji bahwa dia akan terus mengatakan yang sebenarnya tentang rezim Bejing dan pandemi Covid-19 dengan harapan mempercepat pemahaman dunia luar tentang rezim dan membantu orang-orang China untuk menggulingkannya.
Sebelum berbicara, dia melarikan diri ke AS pada bulan April dari Hong Kong karena khawatir akan keselamatannya.
Berbicara kepada Fox News awal bulan lalu, dia mengklaim bahwa dia memilih untuk pergi karena tahu bagaimana otoritas China memperlakukan pelapor untuk menyembunyikan epidemi.
Dia menekankan bahwa pelariannya untuk menyampaikan pesan kebenaran tentang Covid-19 kepada dunia. (Baca: Ahli Virus China Melarikan diri ke AS, Klaim Beijing Menutup-nutupi Corona )
"Saya bisa menghilang kapan saja. Bahkan nama saya tidak akan ada lagi."
Dia mengklaim bahwa itu adalah tanggung jawabnya untuk mengeluarkan informasi sebelum "menghilang".
Dr Yan menunjukkan bahwa dia telah dibesarkan dan dididik di bawah rezim Partai Komunis China dan tahu hal-hal apa yang akan dilakukan pemerintah China. Namun, dia tidak berani menebak seberapa rendah Partai Komunis China akan membungkuk.
Ahli virologi ini berjanji bahwa dia akan terus mengatakan yang sebenarnya tentang rezim Bejing dan pandemi Covid-19 dengan harapan mempercepat pemahaman dunia luar tentang rezim dan membantu orang-orang China untuk menggulingkannya.
Sebelum berbicara, dia melarikan diri ke AS pada bulan April dari Hong Kong karena khawatir akan keselamatannya.
Berbicara kepada Fox News awal bulan lalu, dia mengklaim bahwa dia memilih untuk pergi karena tahu bagaimana otoritas China memperlakukan pelapor untuk menyembunyikan epidemi.
Dia menekankan bahwa pelariannya untuk menyampaikan pesan kebenaran tentang Covid-19 kepada dunia. (Baca: Ahli Virus China Melarikan diri ke AS, Klaim Beijing Menutup-nutupi Corona )
Lihat Juga :