Armada Hantu AL AS Dikirim ke Pasifik untuk Menghadapi China

Jum'at, 22 September 2023 - 00:17 WIB
Armada Hantu AL AS disiapkan menghandapi provokasi China. Foto/US Navy
TOKYO - Armada Hantu yang terdiri dari kapal drone Angkatan Laut AS , atau kapal permukaan tak berawak (USV), melakukan kunjungan pertama ke sekutu utama di Pasifik Barat. Itu sebagai langkah Pentagon memperhatikan dengan cermat drone sebagai alat untuk melawan kekuatan militer China.

Ranger dan Mariner, dua USV, tiba di Armada Yokosuka di Jepang. Kunjungan pelabuhan yang dijadwalkan dilakukan pada saat Integrated Battle Problem (IBP), yaitu acara berkelanjutan yang berfokus pada pengujian, pengembangan, dan evaluasi kemampuan kapal drone.



Kedua kapal tersebut, seperti beberapa kapal lainnya, adalah bagian dari proyek yang disebut Ghost Fleet Overlord, yang dimulai pada tahun 2018 dan merupakan cara untuk mengintegrasikan kapal permukaan besar tak berawak ke dalam Angkatan Laut. Ranger dan Mariner adalah bagian dari Unmanned Surface Vessel Division ONE (USVDIV-1), sebuah unit yang mengelola integrasi dan eksperimen perahu drone.

“Teknologi tak berawak dan otonom adalah kunci untuk mengembangkan kerangka operasi maritim terdistribusi kami,” kata Laksamana Muda Blake Converse, wakil komandan Armada Pasifik AS, dilansir Insider.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!