Untuk Kedua Kalinya, Zelensky Akan Tinggalkan Ukraina yang Sedang Perang ke AS

Sabtu, 16 September 2023 - 10:22 WIB
Jake Sullivan, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan bahwa perjalanan Zelensky terjadi pada “saat kritis” ketika Ukraina melancarkan serangan balasan terhadap Rusia.

"Biden akan menegaskan kembali komitmennya untuk terus memimpin dunia dalam mendukung Ukraina dalam mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas wilayahnya,” kata Sullivan kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Sabtu (16/9/2023).

Dia membandingkan perjalanan Zelensky dengan pertemuan puncak Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini dengan Kim Jong-un dari Korea Utara, salah satu negara paling terisolasi dan terkena sanksi di dunia, di mana Moskow sedang mencari bantuan senjata.

Namun keraguan juga meningkat mengenai masa depan bantuan AS ketika Kongres mendekati batas waktu 30 September untuk menyetujui pendanaan menjelang musim pemilu.

Mantan presiden AS Donald Trump, yang merupakan kandidat terdepan dalam nominasi Partai Republik untuk menantang Biden dalam pemilu tahun depan, mengecam bantuan AS, dengan mengatakan bahwa dana tersebut akan lebih baik dihabiskan di dalam negeri dan memperkirakan kemenangan perang pada akhirnya akan diraih Putin, yang sangat dia kagumi.

Namun anggota Partai Republik termasuk Senator Mitch McConnell, pemimpin Senat partai tersebut, mendukung bantuan AS ke Ukraina.

“Kami yakin akan ada dukungan bipartisan untuk hal ini. Saya pikir Presiden Zelensky juga melakukan hal yang sama, dan dia ingin membangun momentum menuju hal itu menjelang akhir bulan ini,” kata Sullivan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!