Seperempat Kota Libya Hilang Disapu Banjir, 1.000 Jenazah Ditemukan

Selasa, 12 September 2023 - 19:49 WIB
Seorang jurnalis Reuters dalam perjalanan ke Derna melihat kendaraan terbalik di tepi jalan, pohon-pohon tumbang dan terbengkalai, rumah-rumah terendam banjir. Konvoi bantuan dan pertolongan sedang menuju ke kota itu.

Para pejabat di pemerintahan yang menguasai bagian timur negara yang terpecah itu mengatakan pada hari Senin bahwa setidaknya 2.000 orang telah tewas akibat banjir, meskipun mereka tidak merinci dasar perkiraan tersebut.

Para pejabat mengatakan ribuan orang lainnya hilang akibat banjir, yang menurut mereka telah menyapu seluruh lingkungan setelah bendungan jebol.

Sebuah video yang dibagikan di Facebook, yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh Reuters, memperlihatkan puluhan mayat ditutupi selimut di trotoar di Derna.

Libya secara politik terbagi antara timur dan barat dan layanan publik telah hancur sejak pemberontakan yang didukung NATO pada tahun 2011 yang memicu konflik bertahun-tahun.

Setelah menghantam Yunani pekan lalu, Badai Daniel menyapu Mediterania pada hari Minggu, membanjiri jalan-jalan dan menghancurkan bangunan-bangunan di Derna, dan menghantam permukiman lain di sepanjang pantai, termasuk kota terbesar kedua di Libya, Benghazi.

Baca Juga: Banjir Besar Landa Libya, Kemlu Pastikan Tidak Ada Korban WNI
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!