Pertama Kalinya, Jet Su-34 Rusia Gempur Ukraina dengan Rudal Hipersonik Kinzhal

Selasa, 05 September 2023 - 06:54 WIB
Namun, para ahli Barat berpendapat bahwa pelabelan Kinzhal oleh Moskow sebagai rudal hipersonik adalah menyesatkan, dan bahwa Dagger mungkin tidak kebal terhadap pertahanan udara seperti yang diklaim Rusia.

“Semua indikasi menunjukkan bahwa Kinzhal hanyalah sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari udara dengan kapasitas koreksi arah yang terbatas, dan bukan merupakan senjata hipersonik," kata pakar militer David Hambling kepada Newsweek.

Menurut Hambling, meskipun Rusia memiliki stok Kinzhal yang sangat terbatas, jika mereka memiliki lebih banyak platform peluncuran untuk rudal hipersoniknya, hal ini membuka kemungkinan bahwa mereka akan mencoba untuk menembakkan rudal-rudal tersebut secara bertubi-tubi dalam upaya untuk melumpuhkan pertahanan udara.

“Mungkin juga Rusia sangat membutuhkan kabar baik untuk meyakinkan masyarakat bahwa teknologinya masih maju,” katanya.

Militer Kyiv selama ini mengeklaim telah berhasil menembak jatuh sejumlah rudal Kinzhal dalam beberapa bulan terakhir.

Komandan Angkatan Udara Ukraina, Letnan Jenderal Mykola Oleschuk, mengatakan Ukraina telah berhasil menjatuhkan "Dagger tak tertandingi" yang ditembakkan dari MiG-31K pada awal Mei 2023.

Pentagon kemudian mengonfirmasi bahwa sistem Patriot yang dioperasikan Ukraina telah mencegat rudal Kinzhal, yang oleh sumber penting di Kementerian Pertahanan Rusia dianggap sebagai hanya angan-angan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!