Menhan Ukraina yang Dipecat Ungkap Total Bantuan Senjata Barat Rp1.524 Triliun
Senin, 04 September 2023 - 09:25 WIB
Beberapa anggota Kongres dari Partai Republik dan dua kandidat presiden teratas partai tersebut pada tahun 2024—mantan Presiden Donald Trump dan miliarder bioteknologi Vivek Ramaswamy—telah menyerukan penghentian bantuan Ukraina dan mengakhiri konflik melalui perjanjian perdamaian yang dinegosiasikan dengan Moskow.
Reznikov menyarankan agar upaya reformasi di Kementerian Pertahanan Ukraina harus dilakukan dengan mempertimbangkan Eropa dan NATO.
“Keanggotaan Ukraina di NATO akan menjadi langkah yang sangat serius dalam membangun arsitektur keamanan baru kami—bahkan, jaminan keamanan terhadap serangan Rusia di masa depan,” katanya.
"Untuk mencegah Moskow melakukan balas dendam, kita harus menjadi anggota aliansi keamanan yang kuat, dan NATO adalah aliansi tersebut. Tidak ada yang lebih baik di planet Bumi," paparnya.
Moskow telah berulang kali memperingatkan bahwa pengiriman senjata ke Ukraina oleh AS dan sekutunya di Eropa hanya akan memperpanjang pertempuran dan meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Rusia dan NATO.
Menurut para pejabat Rusia, pasokan senjata dan pelatihan kepada pasukan Kyiv, serta pembagian intelijen, berarti bahwa negara-negara Barat secara de facto sudah menjadi pihak dalam konflik tersebut.
Reznikov menyarankan agar upaya reformasi di Kementerian Pertahanan Ukraina harus dilakukan dengan mempertimbangkan Eropa dan NATO.
“Keanggotaan Ukraina di NATO akan menjadi langkah yang sangat serius dalam membangun arsitektur keamanan baru kami—bahkan, jaminan keamanan terhadap serangan Rusia di masa depan,” katanya.
"Untuk mencegah Moskow melakukan balas dendam, kita harus menjadi anggota aliansi keamanan yang kuat, dan NATO adalah aliansi tersebut. Tidak ada yang lebih baik di planet Bumi," paparnya.
Moskow telah berulang kali memperingatkan bahwa pengiriman senjata ke Ukraina oleh AS dan sekutunya di Eropa hanya akan memperpanjang pertempuran dan meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Rusia dan NATO.
Menurut para pejabat Rusia, pasokan senjata dan pelatihan kepada pasukan Kyiv, serta pembagian intelijen, berarti bahwa negara-negara Barat secara de facto sudah menjadi pihak dalam konflik tersebut.
(mas)
Lihat Juga :