Geger Peta Baru Tiongkok Caplok Wilayah, India Didesak Serang China
Rabu, 30 Agustus 2023 - 12:29 WIB
Foto/Global Times
Dua puluh personel penjaga perbatasan India dan setidaknya empat tentara China tewas pada Juni 2020 dalam baku tembak di Lembah Galwan, sementara beberapa tentara terluka ketika kedua belah pihak bentrok di wilayah Tawang di Arunachal Pradesh pada Desember lalu.
Setelah peta baru tersebut dirilis, Sanjay Raut, yang memimpin partai regionalis Marathi Shiv Sena (UBT) dan mewakili partai di Parlemen India, menuntut respons tegas militer.
“[Perdana Menteri Narendra Modi] baru-baru ini menghadiri KTT BRICS dan menyapa [Presiden China] Xi Jinping,” katanya.
"Setelah itu, muncullah peta China. Benar klaim Rahul Gandhi bahwa China telah memasuki Lembah Pangong di Ladakh. China mencoba memasuki Arunachal. Jika Anda (pemerintah India) punya keberanian maka lakukan serangan bedah ke China," seru Sanjay Raut, seperti dikutip Newsweek, Rabu (30/8/2023).
Gandhi memimpin Kongres Nasional India, oposisi utama terhadap Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Modi.
Berbicara awal bulan ini, Gandhi mengeklaim tentara China telah “mengambil alih” wilayah India di Ladakh, bertentangan dengan klaim Modi bahwa “tidak satu inci pun” tanah India telah diambil alih oleh Beijing.
Pada Kamis pekan lalu, Modi mengadakan pertemuan tatap muka yang jarang terjadi dengan Presiden China Xi Jinping selama KTT BRICS di Afrika Selatan, di mana kedua pemimpin tersebut sepakat untuk mengintensifkan upaya untuk mengurangi ketegangan di sepanjang perbatasan yang diperebutkan.
Dua puluh personel penjaga perbatasan India dan setidaknya empat tentara China tewas pada Juni 2020 dalam baku tembak di Lembah Galwan, sementara beberapa tentara terluka ketika kedua belah pihak bentrok di wilayah Tawang di Arunachal Pradesh pada Desember lalu.
Setelah peta baru tersebut dirilis, Sanjay Raut, yang memimpin partai regionalis Marathi Shiv Sena (UBT) dan mewakili partai di Parlemen India, menuntut respons tegas militer.
“[Perdana Menteri Narendra Modi] baru-baru ini menghadiri KTT BRICS dan menyapa [Presiden China] Xi Jinping,” katanya.
"Setelah itu, muncullah peta China. Benar klaim Rahul Gandhi bahwa China telah memasuki Lembah Pangong di Ladakh. China mencoba memasuki Arunachal. Jika Anda (pemerintah India) punya keberanian maka lakukan serangan bedah ke China," seru Sanjay Raut, seperti dikutip Newsweek, Rabu (30/8/2023).
Gandhi memimpin Kongres Nasional India, oposisi utama terhadap Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Modi.
Berbicara awal bulan ini, Gandhi mengeklaim tentara China telah “mengambil alih” wilayah India di Ladakh, bertentangan dengan klaim Modi bahwa “tidak satu inci pun” tanah India telah diambil alih oleh Beijing.
Pada Kamis pekan lalu, Modi mengadakan pertemuan tatap muka yang jarang terjadi dengan Presiden China Xi Jinping selama KTT BRICS di Afrika Selatan, di mana kedua pemimpin tersebut sepakat untuk mengintensifkan upaya untuk mengurangi ketegangan di sepanjang perbatasan yang diperebutkan.
Lihat Juga :