Serangan Balik Ukraina Makin Menjadi-jadi, Rusia Didesak Luncurkan Serangan Nuklir
Rabu, 30 Agustus 2023 - 07:41 WIB
Presiden Putin pertama kali mengumumkan pada 25 Maret bahwa Rusia akan menempatkan senjata nuklir di Belarusia, dan mengatakan tindakan tersebut tidak akan melanggar perjanjian non-proliferasi.
Meskipun Belarusia, sekutu setia Kremlin, belum terlibat langsung dalam konflik Ukraina, pasukan Rusia telah diizinkan melakukan latihan di wilayah Belarusia sejak sebelum perang dimulai.
Negara tersebut juga dimanfaatkan Rusia untuk melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Kementerian Luar Negeri Rusia juga menguraikan pada hari Selasa mengenai kondisi apa yang akan mereka lakukan untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir, dan mengatakan bahwa mereka akan melakukannya jika Amerika Serikat melakukannya terlebih dahulu.
Ancaman serangan nuklir juga pernah dilontarkan Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.
Bulan lalu, Medvedev, yang juga mantan presiden Rusia, mengatakan bahwa “kiamat” nuklir yang melibatkan Rusia dan negara-negara Barat tidak hanya mungkin terjadi, tetapi juga “sangat mungkin terjadi".
Meskipun Belarusia, sekutu setia Kremlin, belum terlibat langsung dalam konflik Ukraina, pasukan Rusia telah diizinkan melakukan latihan di wilayah Belarusia sejak sebelum perang dimulai.
Negara tersebut juga dimanfaatkan Rusia untuk melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Kementerian Luar Negeri Rusia juga menguraikan pada hari Selasa mengenai kondisi apa yang akan mereka lakukan untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir, dan mengatakan bahwa mereka akan melakukannya jika Amerika Serikat melakukannya terlebih dahulu.
Ancaman serangan nuklir juga pernah dilontarkan Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.
Bulan lalu, Medvedev, yang juga mantan presiden Rusia, mengatakan bahwa “kiamat” nuklir yang melibatkan Rusia dan negara-negara Barat tidak hanya mungkin terjadi, tetapi juga “sangat mungkin terjadi".
(mas)
Lihat Juga :