Sudah Gencar Menyerang, 20% Artileri dan Bom Ukraina Tak Bisa Meledak

Senin, 21 Agustus 2023 - 22:01 WIB
Ukraina telah menerima bom tandan dari Amerika Serikat, meskipun telah dilarang konvensi internasional yang diratifikasi 123 negara, kecuali Amerika Serikat dan Ukraina.

Ketika bom tandan meledak, mereka melepaskan amunisi yang lebih kecil, yang disebut submunisi, beberapa di antaranya secara teknis tidak dapat dioperasikan.

Ini menimbulkan ancaman bagi warga sipil karena bom yang tidak meledak menjadi ranjau darat yang dapat membunuh atau melukai orang, lama setelah perang berhenti.

Beberapa pakar menyatakan butuh waktu lebih dari 700 tahun untuk membersihkan ranjau darat dan bom akibat perang di Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!