Jerman Tidak akan Pernah Menempatkan Pasukan di Ukraina

Minggu, 20 Agustus 2023 - 01:01 WIB
RTL Jerman dan n-tv melakukan jajak pendapat yang menunjukkan 66% orang Jerman menentang gagasan tersebut, dengan hanya 28% yang mendukung.

Ukraina telah meminta rudal jenis ini kepada Jerman setidaknya sejak akhir Mei, meskipun pejabat senior, termasuk Scholz dan Menteri Pertahanan Boris Pistorius, sejauh ini telah menolak permintaan tersebut.

Kepemimpinan Jerman, bagaimanapun, juga ragu-ragu selama beberapa bulan pada pengiriman tank tempur Leopard, sebelum akhirnya menyetujuinya pada akhir Januari.

Dengan serangan balasan musim panas Ukraina yang jauh dari harapan awal, seperti yang diakui pejabat senior di Kiev dan ibu kota Barat, negara-negara anggota NATO berjanji terus mendukung Ukraina 'selama diperlukan'.

Rusia telah memperingatkan negara-negara Barat bahwa dengan mengirimkan senjata ke Ukraina, mereka hanya memperpanjang konflik, sekaligus meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara NATO dan Moskow.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!