Nekat Terus Bertempur, Lukashenko: Ukraina Bisa Kehilangan Segalanya

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 17:02 WIB
Pemerintah Ukraina bersikeras untuk memulihkan perbatasan tahun 1991, yang berarti Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye – yang memilih untuk bergabung dengan Rusia pada September 2022 – serta Crimea, yang melakukannya pada tahun 2014 sebagai tanggapan atas kudeta yang didukung AS di Kiev, kembali ke negara itu.

Menunjuk ke peta, Lukashenko menjelaskan bahwa Rusia dapat menghancurkan militer Ukraina di garis depan, kemudian bergerak untuk memotong Kiev dari laut dengan merebut Odessa, sementara Polandia akan "menggosok tangannya dengan gembira" dan dengan dukungan AS pindah ke wilayah wilayah barat.

"Ukraina seperti yang kita tahu akan lenyap," tambahnya.

Tujuan utama Rusia di Ukraina telah tercapai, kata Lukashenko sebelumnya dalam wawancara, menjelaskan bahwa Moskow tidak dapat menerima rezim yang agresif dan bermusuhan di depan pintunya.

"Orang Ukraina perlu mencari tahu siapa mereka dan di mana mereka sebelum mereka dapat memikirkan ke mana mereka akan pergi," cetusnya kepada Panchenko.

"Tetapi tidak ada yang bisa memikirkan masa depan ketika orang-orang membeli dan menjual tiket wajib militer dan siapa pun dapat direnggut dari jalan dan dikirim ke garis depan kapan saja," tambah Presiden Belarusia itu.

Baca Juga: Presiden Belarusia: Tujuan Utama Rusia di Ukraina Sudah Tercapai
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!