Imbangi Supremasi AS, China Berambisi Bangun Pangkalan Laut di Seluruh Dunia

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 14:18 WIB
Dari total 49 tersebut, delapan di antaranya diyakini menjadi kandidat untuk pangkalan Angkatan Laut China. Kedelapan pelabuhan itu adalah Nouakchott, Mauritania; Kribi, Kamerun; Bata, Equatorial Guinea; Gwadar, Pakistan; Nacala, Mozambik; Hambantota, Sri Lanka; Luganville, Vanuatu; dan Ream di Kamboja. Dua dari pelabuhan tersebut akan berdampak kritis terhadap India, yaitu Gwadar di Pakistan dan Hambantota di Sri Lanka.

Pertanyaannya adalah, mengapa China membangun begitu banyak pangkalan Angkatan Laut? Ada dua kemungkinan alasannya. Pertama, untuk mempersiapkan potensi invasi ke Taiwan dengan menggunakan kekuatan militer. Kedua, untuk mencapai dominasi global dalam upaya menantang kekuatan besar seperti AS dan Rusia.

Namun untuk Rusia, China cenderung memperlihatkan sikap bersahabat kepada Moskow terkait perangnya di Ukraina.

Saat ini, satu-satunya rival China dalam kapasitas Angkatan Laut adalah Amerika Serikat. Selain soal kemaritiman, kedua negara sudah bersaing dalam hal perdagangan, chip semikonduktor, dan lain sebagainya.

Berbeda dengan AS yang merupakan bagian dari aliansi pertahanan internasional, satu-satunya mitra resmi China dalam hal pertahanan adalah Korea Utara. Hal ini memotivasi Beijing untuk membangun banyak pangkalan Angkatan Laut dengan prioritas terhadap pengembangan kekuatan militer.

China bertekad membangunnya di seluruh penjuru dunia, bahkan di lokasi-lokasi paling terpencil sekali pun.

AS dan negara-negara Barat sudah menyadari rencana besar China tersebut, dan situasi ini telah berubah menjadi semacam perlombaan yang semakin meningkatkan risiko pecahnya konflik bersenjata di panggung dunia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!