Kremlin: Pertemuan di Arab Saudi Ingin Ciptakan Koalisi Anti-Rusia
Kamis, 03 Agustus 2023 - 20:15 WIB
Dalam komentarnya di harian bisnis Rusia, Kommersant, Kemlu Rusia mengecam apa yang digambarkannya sebagai taktik oleh "rezim Kiev dan sponsor Baratnya" untuk mempromosikan formula Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengakhiri konflik.
Rencana tersebut, yang dilayangkan pada musim gugur lalu, meminta Rusia menarik semua pasukannya dari wilayah yang diklaim Kiev sebagai miliknya dan tunduk pada tuntutan atas tuduhan kejahatan perang.
Moskow telah menolak persyaratan yang diusulkan tidak dapat diterima, mengklaim itu adalah tanda Ukraina tidak serius dalam perundingan damai.
Baca juga: Kapok Gunakan Taktik Barat, Ukraina Kembali ke Strategi Lama
Kementerian Luar Negeri Rusia menambahkan, “Negosiasi dalam format yang diusulkan merupakan upaya mengeksploitasi niat tulus negara-negara (yang berpartisipasi) untuk membentuk koalisi anti-Rusia."
“Kami berasumsi mitra kami realistis tentang peristiwa semacam itu dan sangat menyadari niat jahat Kiev dan Barat, yang mencoba menipu mereka untuk memihak dan menarik diri dari Rusia,” papar pernyataan Kemlu Rusia.
Rencana tersebut, yang dilayangkan pada musim gugur lalu, meminta Rusia menarik semua pasukannya dari wilayah yang diklaim Kiev sebagai miliknya dan tunduk pada tuntutan atas tuduhan kejahatan perang.
Moskow telah menolak persyaratan yang diusulkan tidak dapat diterima, mengklaim itu adalah tanda Ukraina tidak serius dalam perundingan damai.
Baca juga: Kapok Gunakan Taktik Barat, Ukraina Kembali ke Strategi Lama
Kementerian Luar Negeri Rusia menambahkan, “Negosiasi dalam format yang diusulkan merupakan upaya mengeksploitasi niat tulus negara-negara (yang berpartisipasi) untuk membentuk koalisi anti-Rusia."
“Kami berasumsi mitra kami realistis tentang peristiwa semacam itu dan sangat menyadari niat jahat Kiev dan Barat, yang mencoba menipu mereka untuk memihak dan menarik diri dari Rusia,” papar pernyataan Kemlu Rusia.
Lihat Juga :