Kapal Induk Ronald Reagan Dikerahkan dalam Latihan Perang 13 Negara Termasuk Indonesia

Minggu, 30 Juli 2023 - 01:01 WIB
“Australia dan Jepang bekerja sama secara erat untuk mendukung kawasan Indo-Pasifik yang aman, tangguh, dan makmur. Kami melakukan latihan militer dengan Jepang dan mitra lainnya secara teratur, tetapi Latihan Talisman Saber adalah kesempatan yang baik untuk melakukan kegiatan pelatihan yang lebih kompleks bersama, seperti penembakan rudal ini,” papar Hill.

Selain demonstrasi rudal Type-12, unit GSDF juga diharapkan berpartisipasi dalam latihan amfibi dan anti-udara, yang terakhir akan mencakup penembakan sistem pertahanan udara jarak menengah Type 03.

"Tujuan menyeluruh adalah untuk menggunakan lingkungan pelatihan Australia yang sangat baik untuk mengembangkan kemampuan operasional, keterampilan taktis, dan interoperabilitas dalam operasi yang terintegrasi secara multilateral,” kata GSDF.

Pasukan Bela Diri Maritim (MSDF) Jepang juga akan mengambil bagian dalam operasi amfibi, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal pengangkut helikopter Izumo dan kapal pendarat tank Shimokita akan berlatih bersama dengan Brigade Pengerahan Cepat Amfibi GSDF dan Brigade Helikopter Pertama.

Sekitar 480 GSDF dan 610 personel MSDF berpartisipasi dalam iterasi Talisman Sabre tahun ini, yang merupakan yang terbesar hingga saat ini. Sekitar 30.000 personel militer dari 13 negara berpartisipasi dalam acara tahun ini, hampir dua kali lipat jumlah yang terlibat pada tahun 2021.

“Skala dan desain peluang pelatihan tahun ini meningkatkan kedalaman, kompleksitas, dan tantangan bagi peserta latihan,” kata Hill, seraya menambahkan bahwa latihan tersebut akan menguji kekuatan masing-masing negara dalam merencanakan dan melakukan gugus tugas multinasional dan opersi multi-layanan.

Menuver ini digelar terutama di Queensland dan Australia Barat, Northern Territory, dan New South Wales.

Kapal militer China mengarungi perairan internasional di dekat Australia untuk memantau latihan tempur tersebut, sebagaimana dilaporkan di EurAsian Times. Namun kapal China yang mengintai latihan tersebut digambarkan sebagai tidak mengancam oleh militer Australia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!