Oktober, Vladimir Putin Akan Sambangi China

Rabu, 26 Juli 2023 - 05:25 WIB
Pengumuman rencana perjalanan Putin datang beberapa hari setelah para pejabat Afrika Selatan mengatakan dia telah setuju untuk melewatkan pertemuan puncak ekonomi di negara mereka bulan depan karena surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadapnya. ICC menuduh Putin bertanggung jawab secara pribadi atas penculikan anak-anak dari Ukraina.

Sebagai penandatangan perjanjian yang membentuk pengadilan internasional, Afrika Selatan akan diwajibkan untuk menangkap pemimpin Rusia itu jika dia menginjakkan kaki di sana atau berada dalam posisi mengabaikan tanggung jawabnya.

Menjauh dari KTT dapat dianggap memalukan bagi Putin, yang sekarang diharapkan menjadi satu-satunya pemimpin negara di blok ekonomi berkembang BRICS yang tidak hadir. Moskow telah menolak surat perintah tersebut dan mengatakan tidak mengakui yurisdiksi ICC.

China, Turki, dan India bukan penandatangan Statuta Roma, sehingga Putin dapat melakukan perjalanan ke negara-negara tersebut dengan lebih mudah.

Baca Juga: Putin: Afrika Hampir Tak Dapat Apa-apa dari Kesepakatan Biji-bijian Ukraina

Kunjungan pada Oktober mendatang akan membawa Putin ke China tujuh bulan setelah Presiden China Xi Jinping datang ke Moskow dalam kunjungan tiga hari. Keduanya juga bertemu langsung pada September 2022 di sela-sela KTT regional di Uzbekistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!