Taliban Larang Perempuan Menjadi Dokter dan Perawat

Selasa, 18 Juli 2023 - 03:05 WIB
Penguasa de facto Afghanistan juga melarang perempuan masuk universitas Desember lalu.

Pada bulan April, pemerintah Taliban menerapkan larangan, melarang semua wanita di Afghanistan bekerja untuk organisasi bantuan non-pemerintah, termasuk PBB.

Dewan Keamanan PBB kemudian mengatakan langkah itu "merusak hak asasi manusia dan prinsip-prinsip kemanusiaan di negara itu."

Lisensi lembaga non-pemerintah lainnya untuk beroperasi di Afghanistan telah ditangguhkan atau dicabut karena adanya pelanggaran.

Banyak wanita, baik asing maupun Afghanistan juga telah ditangkap karena gagal bepergian ditemani anggota keluarga laki-laki.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!