Masjid 300 Tahun Ini Dibuldoser demi Perluasan Jalan, Penduduk Marah

Senin, 17 Juli 2023 - 10:01 WIB
Rencana gubernur Basra untuk memindahkan bangunan itu untuk mengakhiri kemacetan lalu lintas di kota setempat diketahui oleh otoritas agama dan budaya, termasuk pejabat wakaf dan purbakala Muslim Sunni, tetapi mereka mengatakan itu seharusnya dilestarikan dan dipindahkan, daripada dihancurkan.

"Semua orang melestarikan warisan dan sejarah mereka dan di sini mereka menghancurkan sejarah dan warisan kita?" kata penduduk Basra, Majed al Husseini, sambil berdiri di dekat puing-puing masjid.

Sebagian besar warisan budaya Irak yang kaya—yang berasal dari ribuan tahun yang lalu ke beberapa kerajaan pertama di dunia di Mesopotamia kuno, dan baru-baru ini ke sejarah Islamnya—telah terdegradasi oleh pengabaian dan konflik bertahun-tahun termasuk dengan kelompok ISIS.

Sekarang, pelestari warisan budaya khawatir maraknya bangunan di Baghdad dan rencana untuk memperluas jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya di seluruh negeri dapat menghancurkan apa yang tersisa.

Menteri Kebudayaan Ahmed al-Badrani mengatakan kepada Reuters, yang dilansir Senin (17/7/2023), bahwa dia tidak memberikan izin untuk menghancurkan menara dan bangunan Masjid Siraji dan otoritas purbakala setempat telah setuju dengan gubernur untuk memindahkannya.

Kementerian sekarang akan berusaha untuk memulihkan dan melestarikan sisa-sisa bangunan dan merekonstruksi modelnya, mirip dengan apa yang dilakukan terhadap Masjid Al-Nuri di Mosul yang diledakkan oleh ISIS pada tahun 2017.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!