Penyakit Langka Serang 200 Orang, Negara Amerika Latin Terapkan Status Darurat
Senin, 10 Juli 2023 - 20:02 WIB
“Sebagian besar daerah sudah memiliki obat-obatan yang cukup, meskipun skema redistribusi telah dibuat untuk membantu mereka yang membutuhkan,” papar dia.
Baca juga: Duta Besar Rusia: AS Mengaku Melakukan Kejahatan Perang
Menurut data resmi, hingga saat ini tercatat 182 kasus GBS di Peru. Dari jumlah tersebut, 31 pasien tetap di rumah sakit dan 147 orang telah dipulangkan. Empat orang telah meninggal karena penyakit itu sejak Januari.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan sindrom Guillain-Barre sebagai kondisi langka di mana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang saraf tepi.
Hal ini menyebabkan hilangnya kontrol otot sementara serta tidak adanya kemampuan merasakan sakit, suhu atau sentuhan.
Sebagian besar pasien dikatakan pulih sepenuhnya tanpa komplikasi.
Namun, GBS bisa mengancam nyawa, terutama bila otot dada terpengaruh, membuat sulit bernapas.
Baca juga: Duta Besar Rusia: AS Mengaku Melakukan Kejahatan Perang
Menurut data resmi, hingga saat ini tercatat 182 kasus GBS di Peru. Dari jumlah tersebut, 31 pasien tetap di rumah sakit dan 147 orang telah dipulangkan. Empat orang telah meninggal karena penyakit itu sejak Januari.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan sindrom Guillain-Barre sebagai kondisi langka di mana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang saraf tepi.
Hal ini menyebabkan hilangnya kontrol otot sementara serta tidak adanya kemampuan merasakan sakit, suhu atau sentuhan.
Sebagian besar pasien dikatakan pulih sepenuhnya tanpa komplikasi.
Namun, GBS bisa mengancam nyawa, terutama bila otot dada terpengaruh, membuat sulit bernapas.
Lihat Juga :