Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan

Sabtu, 08 Juli 2023 - 19:36 WIB
“Tapi yang berubah adalah sudut pandang kami: objek-objek ini adalah untuk menceritakan kisah-kisah negara kami, tentang sejarah bersama orang-orang kami. Jadi apa yang kami lihat sekarang sebagai misi kami adalah menempatkan objek di tempat yang paling memungkinkan mereka menceritakan kisah yang penting.”

Dia menepis kekhawatiran bahwa kebijakan baru itu akan membuat museum-museum Eropa kehilangan sorotan koleksi — yang hingga saat ini berperan dalam mempertimbangkan klaim restitusi atas karya seni yang dijarah Nazi di Belanda.

“Saya tidak benar-benar berpikir itu akan terjadi, karena saya berharap negara-negara asal dan museum di Eropa akan berdiskusi tentang objek mana yang akan kembali, dan tidak semuanya,” kata Smeulders. “Tapi apa yang akan kita dapatkan, kita semua, adalah lebih banyak pengetahuan tentang benda-benda ini, bagaimana mereka menjadi milik kita, latar belakang mereka, cerita apa yang bisa kita ceritakan. Jadi pada akhirnya kami akan memperkaya apa yang kami lakukan alih-alih galeri kosong.

Koleksi benda-benda yang dipulangkan ke Indonesia tidak termasuk sisa-sisa manusia dari "manusia Jawa", yang ditampilkan di Pusat Keanekaragaman Hayati Naturalis di Leiden sebagai beberapa spesimen paling awal dari manusia purba yang telah punah, Homo erectus.

Seorang juru bicara pemerintah Belanda mengatakan kepada The Guardian, bahwa belum ada keputusan mengenai sisa-sisa "manusia Jawa" itu. "Tidak ada yang ditolak, tetapi beberapa hal membutuhkan waktu lebih lama dari yang lain," kata jurubicaraitu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!