Wartawan Israel Menyamar sebagai Pendeta Kristen, Diludahi Pemukim Yahudi 5 Kali dalam 5 Menit

Selasa, 27 Juni 2023 - 22:46 WIB
"Pembenaran beberapa kelompok Yahudi atas kejahatan rasial adalah bahwa mereka 'sakit jiwa'," tegas Eli.

Baca juga: Putin Segel Nasib Para Tentara Bayaran Wagner yang Gagal Kudeta, Ini Rinciannya

Dia menjelaskan, "Jelas tidak. Investigasi kami membuktikan serangan itu benar-benar bukan dari orang yang sakit jiwa, tetapi orang-orang dengan pendapat jelas yang membenci sesuatu yang bukan dirinya. Cuci otak mereka bahwa Yesus jahat. Ekstremis muda, anak-anak, dan yang paling menyedihkan tentara, para 'garam dunia', mengungkapkan kebencian mereka terhadap agama Kristen."

Eli bertanya apa reaksinya jika orang Yahudi yang diludahi, bukan orang Kristen. "Bayangkan saja reaksi orang-orang Yahudi itu jika seorang Kristen meludahi mereka di Eropa," tutur dia.

Dia seraya menambahkan, menjadi seorang pendeta selama sehari "sangat sulit untuk dicerna."

Investigasi Eli dilatarbelakangi meningkatnya kejahatan rasial yang mengkhawatirkan terhadap komunitas Kristen pribumi Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!