Lusa, AS-Rusia Duduk Satu Meja Bahas Keamanan Luar Angkasa

Sabtu, 25 Juli 2020 - 05:55 WIB
"Rusia sekarang telah melakukan tes semacam itu untuk kedua kalinya," kata Ford. Tes pertama berlangsung pada tahun 2017. (Baca: Diam-diam, Putin Uji Coba Rudal Anti Satelit )

Dia menuduh Rusia dan China mengirimkan senjata anti-satelit baru untuk menahan risiko dinas ruang angkasa AS dan sekutunya serta mengatakan Moskow mengembangkan senjata semacam itu dengan sangat cepat. (Baca: Resmi, AS Punya Pasukan Luar Angkasa )

"Objek di ruang angkasa bergerak dengan kecepatan cepat, yang berarti kolusi antara proyektil kecil dan satelit akan menyebabkan kerusakan besar," kata Ford.

"Tidak ada yang namanya bender fender di sana," tambahnya.

Satelit sangat penting tidak hanya untuk pertahanan tetapi banyak aspek kehidupan sehari-hari dan kehancurannya dapat menyebabkan gangguan besar.

Ford mengatakan bahwa perlu untuk mengembangkan aturan perilaku yang diterima atau berisiko memiliki hal-hal "keluar dari kendali."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!