Sempat Terdampar di Rusia, Ratusan Penumpang Tujuan AS Kembali Lanjutkan Perjalanan
Kamis, 08 Juni 2023 - 15:19 WIB
Air India mengatakan sedang mengerahkan dukungan tambahan di bandara di San Francisco untuk melakukan formalitas izin pada saat kedatangan penerbangan, yang membawa semua penumpang dan awak yang terdampar.
“Tim di SFO siap memberikan semua bantuan yang diperlukan kepada penumpang, termasuk namun tidak terbatas pada perawatan medis, transportasi darat, dan koneksi lanjutan dalam kasus yang berlaku,” tambahnya, menggunakan kode Bandara Internasional San Francisco seperti dikutip dari NBC.
Maskapai tersebut telah dikritik atas keputusannya untuk melakukan pendaratan darurat di Rusia di tengah ketegangan geopolitik atas perang di Ukraina, yang mengganggu rute udara. Sementara maskapai AS, Eropa, dan Jepang telah berhenti terbang di atas Rusia, Air India dan maskapai lain terus melakukannya.
Baca Juga: Rusia Tuntut Barat Bertanggung Jawab atas Bendungan Jebol
Maskapai itu mengirim pesawat cadangan pada Rabu untuk menjemput 216 penumpang dan 16 awak. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel pada hari Rabu mengatakan bahwa kurang dari 50 warga AS dalam penerbangan tersebut.
“Tim di SFO siap memberikan semua bantuan yang diperlukan kepada penumpang, termasuk namun tidak terbatas pada perawatan medis, transportasi darat, dan koneksi lanjutan dalam kasus yang berlaku,” tambahnya, menggunakan kode Bandara Internasional San Francisco seperti dikutip dari NBC.
Maskapai tersebut telah dikritik atas keputusannya untuk melakukan pendaratan darurat di Rusia di tengah ketegangan geopolitik atas perang di Ukraina, yang mengganggu rute udara. Sementara maskapai AS, Eropa, dan Jepang telah berhenti terbang di atas Rusia, Air India dan maskapai lain terus melakukannya.
Baca Juga: Rusia Tuntut Barat Bertanggung Jawab atas Bendungan Jebol
Maskapai itu mengirim pesawat cadangan pada Rabu untuk menjemput 216 penumpang dan 16 awak. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel pada hari Rabu mengatakan bahwa kurang dari 50 warga AS dalam penerbangan tersebut.
Lihat Juga :