Pemimpin Oath Keepers Divonis 18 Tahun Penjara untuk Kasus Kerusuhan US Capitol
Jum'at, 26 Mei 2023 - 06:15 WIB
"Tujuan saya adalah menjadi 'Solzhenitsyn Amerika' untuk mengungkap kriminalitas rezim ini," ujar dia di pengadilan.
Jaksa menuntut hukuman 25 tahun penjara, menggambarkan kerusuhan Januari 2021 sebagai "serangan kurang ajar" yang mengancam "bagian paling penting dan rentan dari demokrasi Amerika."
Baca juga: Rusia Pertahankan Kontrol atas Senjata Nuklir yang Ditempatkan di Belarusia
Mehta setuju dengan klaim mereka bahwa Rhodes telah menjadi pemimpin "pemberontakan" dan setuju mengklasifikasikan tindakannya sebagai terorisme, yang secara drastis meningkatkan lamanya hukuman.
“Apa yang tidak dapat kita miliki, kita benar-benar tidak dapat memiliki, adalah sekelompok warga yang karena mereka tidak menyukai hasil (pemilu) kemudian bersiap untuk mengangkat senjata untuk memicu revolusi,” ujar Mehta kepada Rhodes. "Itu yang kamu lakukan."
Seorang informan FBI yang disematkan di Oath Keepers (Penjaga Sumpah) telah merekam Rhodes yang mengatakan kelompok itu seharusnya datang ke US Capitol dengan bersenjata dan menggantung Ketua DPR Nancy Pelosi "di tiang lampu".
Jaksa menuntut hukuman 25 tahun penjara, menggambarkan kerusuhan Januari 2021 sebagai "serangan kurang ajar" yang mengancam "bagian paling penting dan rentan dari demokrasi Amerika."
Baca juga: Rusia Pertahankan Kontrol atas Senjata Nuklir yang Ditempatkan di Belarusia
Mehta setuju dengan klaim mereka bahwa Rhodes telah menjadi pemimpin "pemberontakan" dan setuju mengklasifikasikan tindakannya sebagai terorisme, yang secara drastis meningkatkan lamanya hukuman.
“Apa yang tidak dapat kita miliki, kita benar-benar tidak dapat memiliki, adalah sekelompok warga yang karena mereka tidak menyukai hasil (pemilu) kemudian bersiap untuk mengangkat senjata untuk memicu revolusi,” ujar Mehta kepada Rhodes. "Itu yang kamu lakukan."
Seorang informan FBI yang disematkan di Oath Keepers (Penjaga Sumpah) telah merekam Rhodes yang mengatakan kelompok itu seharusnya datang ke US Capitol dengan bersenjata dan menggantung Ketua DPR Nancy Pelosi "di tiang lampu".
Lihat Juga :