4 Negara yang Lebih Kuat dari Penjajahnya, Salah Satunya Superpower
Senin, 22 Mei 2023 - 12:52 WIB
Foto/Reuters
Brasil kini menjadi negara besar yang lebih kuat dibandingkan penjajahnya yakni Portugal. Secara militer, Brasil menduduki peringkat ke-15 sebagai negara dengan kekuatan militer yang kuat. Sedangkan Portugal hanya menduduki peringkat ke-41 versi Global Fire Power.
Secara teritorial, Brasil merupakan negara terluka di Amerika Selatan dan terbesar kelima di dunia. Status Brasil saat ini adalah kekuatan menengah di dunia dengan kategori negara yang berkembang. Itu juga dikategorikan sebagai negara industri baru dan menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia dalam kurun waktu 150 tahun.
Portugal masih berstatus sebagai negara maju dengan memiliki cadangan emas terbesar ke-14 di dunia. Berstatus sebagai anggota Uni Eropa dan NATO, Portugal menjadi tetapi disegani oleh banyak negara.
Baca Juga: 3 Negara Diinvasi AS karena Minyak, Nomor Terakhir Jadi Perang Paling Lama dalam Sejarah
4. China
Foto/Reuters
China menjadi negara besar dan mampu bersaing dengan AS. Bahkan, Beijing kini bisa lebih kuat dibandingkan penjajahnya dulu, yakni Jepang. Jepang pernah menginvasi China pada 1937 dan menyerah pada 19450
Dari segi kekuatan militer, China menduduki peringkat ke-3 negara terkuat secara militer dan mengalahkan Jepang yang hanya bertengger di level 8. Dengan total penduduk 1,4 miliar, China memiliki 2 juta tentara aktif. Beijing memiliki 1.199 pesawat dan 913 helikopter. China juga memiliki senjata nuklir dan anggaran militer terbesar kedua di dunia.
Dalam segi ekonomi, China menjadi negara ekonomi besar secara perhitungan produk domestik bruto, dan negara terkaya kedua setelah AS. Beijing pun menjadi negara paling cepat di dunia dalam mengembangkan ekonomi karena merupakan negara manufaktur terbesar di dunia.
Survei terbaru terhadap 270 eksekutif senior di China, Jepang dan Korea Selatan menyatakan ekonomi China lebih optimistis pada 2023. Meskipun bersitegang secara politik dengan Jepang dan Korea Selatan, kerja ekonomi antara tiga negara akan terus berkembang. "Korea Selatan dan Jepang seharusnya berhenti menjadi boneka AS," kata Bai Ming, deputi direktur Chinese Academy of International Trade and Economic Cooperation, dilansir Global Times.
Brasil kini menjadi negara besar yang lebih kuat dibandingkan penjajahnya yakni Portugal. Secara militer, Brasil menduduki peringkat ke-15 sebagai negara dengan kekuatan militer yang kuat. Sedangkan Portugal hanya menduduki peringkat ke-41 versi Global Fire Power.
Secara teritorial, Brasil merupakan negara terluka di Amerika Selatan dan terbesar kelima di dunia. Status Brasil saat ini adalah kekuatan menengah di dunia dengan kategori negara yang berkembang. Itu juga dikategorikan sebagai negara industri baru dan menjadi salah satu produsen kopi terbesar di dunia dalam kurun waktu 150 tahun.
Portugal masih berstatus sebagai negara maju dengan memiliki cadangan emas terbesar ke-14 di dunia. Berstatus sebagai anggota Uni Eropa dan NATO, Portugal menjadi tetapi disegani oleh banyak negara.
Baca Juga: 3 Negara Diinvasi AS karena Minyak, Nomor Terakhir Jadi Perang Paling Lama dalam Sejarah
4. China
Foto/Reuters
China menjadi negara besar dan mampu bersaing dengan AS. Bahkan, Beijing kini bisa lebih kuat dibandingkan penjajahnya dulu, yakni Jepang. Jepang pernah menginvasi China pada 1937 dan menyerah pada 19450
Dari segi kekuatan militer, China menduduki peringkat ke-3 negara terkuat secara militer dan mengalahkan Jepang yang hanya bertengger di level 8. Dengan total penduduk 1,4 miliar, China memiliki 2 juta tentara aktif. Beijing memiliki 1.199 pesawat dan 913 helikopter. China juga memiliki senjata nuklir dan anggaran militer terbesar kedua di dunia.
Dalam segi ekonomi, China menjadi negara ekonomi besar secara perhitungan produk domestik bruto, dan negara terkaya kedua setelah AS. Beijing pun menjadi negara paling cepat di dunia dalam mengembangkan ekonomi karena merupakan negara manufaktur terbesar di dunia.
Survei terbaru terhadap 270 eksekutif senior di China, Jepang dan Korea Selatan menyatakan ekonomi China lebih optimistis pada 2023. Meskipun bersitegang secara politik dengan Jepang dan Korea Selatan, kerja ekonomi antara tiga negara akan terus berkembang. "Korea Selatan dan Jepang seharusnya berhenti menjadi boneka AS," kata Bai Ming, deputi direktur Chinese Academy of International Trade and Economic Cooperation, dilansir Global Times.
(ahm)
Lihat Juga :