The Intercept: AS Jual Senjata ke Mayoritas Rezim Otoriter di Dunia
Jum'at, 12 Mei 2023 - 07:55 WIB
Baca juga: Militer Rusia Jelaskan Situasi Garis Depan Pertempuran di Ukraina
Ekspor senjata AS biasanya dibagi menjadi dua kategori: penjualan militer asing (FMS) dan penjualan komersial langsung (DCS).
FMS mengharuskan pemerintah AS bertindak sebagai perantara langsung, dengan Washington membeli aset dari produsen senjata sebelum memberikannya kepada pemerintah asing.
Kesepakatan DCS, sementara itu, sebagian besar menghilangkan peran perantara pemerintah dan mengizinkan produsen menjual langsung ke luar negeri. Kedua jenis penjualan tersebut membutuhkan persetujuan penuh dari Washington.
Menurut data pemerintah, Amerika Serikat menjual senjata dalam kesepakatan FMS ke 142 negara dan wilayah tahun lalu, menghasilkan USD85 miliar dalam penjualan bilateral.
Pada tahun penuh pertama Biden sebagai presiden, penjualan senjata AS ke negara-negara asing mencapai USD206 miliar, melampaui rekor era Trump sebesar USD192 miliar.
Ekspor senjata AS biasanya dibagi menjadi dua kategori: penjualan militer asing (FMS) dan penjualan komersial langsung (DCS).
FMS mengharuskan pemerintah AS bertindak sebagai perantara langsung, dengan Washington membeli aset dari produsen senjata sebelum memberikannya kepada pemerintah asing.
Kesepakatan DCS, sementara itu, sebagian besar menghilangkan peran perantara pemerintah dan mengizinkan produsen menjual langsung ke luar negeri. Kedua jenis penjualan tersebut membutuhkan persetujuan penuh dari Washington.
Menurut data pemerintah, Amerika Serikat menjual senjata dalam kesepakatan FMS ke 142 negara dan wilayah tahun lalu, menghasilkan USD85 miliar dalam penjualan bilateral.
Pada tahun penuh pertama Biden sebagai presiden, penjualan senjata AS ke negara-negara asing mencapai USD206 miliar, melampaui rekor era Trump sebesar USD192 miliar.
Lihat Juga :