AS Klaim Berhasil Gagalkan Operasi Siber Rusia di Puluhan Negara

Rabu, 10 Mei 2023 - 18:37 WIB
Dalam pernyataan terpisah, CrowdStrike Intelligence, sebuah perusahaan keamanan siber swasta yang telah mempelajari ancaman tersebut, mengatakan, sektor yang menjadi sasaran peretasan termasuk organisasi pemerintah, organisasi terkait pertahanan, dan perusahaan yang mengembangkan perangkat keras kriptografi.

Baca juga: Mengenal Privet-82, Drone Kamikaze Rusia Terbaru yang Mengejutkan

Menurut CrowdStrike Intelligence, negara-negara di seluruh dunia telah terpengaruh, termasuk di Eropa, Australia, sebagian Asia dan Amerika Utara dan Selatan.

Pejabat AS juga mengatakan, mereka telah menyelidiki Snake selama sekitar satu dekade dan menganggapnya sebagai implan malware paling canggih yang diandalkan oleh pemerintah Rusia untuk kampanye spionase.

Mereka mengatakan Turla, unit FSB yang diyakini bertanggung jawab atas malware tersebut, telah menyempurnakan dan merevisinya berkali-kali sebagai cara untuk menghindari penutupan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!