4 Orang yang Pernah Gugat Tuhan di Pengadilan, Ada yang Dinyatakan Menang
Rabu, 10 Mei 2023 - 05:23 WIB
Dalam keputusan setebal empat halaman, Polk menolak gugatan tersebut karena alamat rumah Tuhan tidak terdaftar. Karena Tuhan tidak dapat dipanggil dengan benar, kasusnya tidak dapat dilanjutkan.
“Mengingat bahwa pengadilan ini menemukan bahwa tidak akan pernah ada layanan yang diberikan kepada 'tergugat' yang disebutkan, gugatan ini dibatalkan dengan prasangka,” tulis hakim dalam putusannya.
Pada tahun 2005, seorang tahanan Rumania yang diidentifikasi sebagai Pavel M, menjalani hukuman 20 tahun setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan.
Dia kemudian mengajukan tuntutan hukum terhadap Gereja Ortodoks Rumania, sebagai perwakilan Tuhan di Rumania, karena gagal menjaganya dari Iblis, yang pada dasarnya menyatakan bahwa pembaptisannya telah menjadi kontrak yang mengikat.
Gugatan tersebut dibatalkan karena tergugat, Tuhan, bukan individu atau perusahaan, dan karena itu tidak tunduk pada yurisdiksi pengadilan sipil.
Chandan Kumar Singh, seorang pengacara asal Bihar, India, menggugat Dewa Hindu, Rama, karena menganiaya istrinya, Dewi Sita. Pengadilan menolak kasusnya, menyebutnya "tidak praktis".
“Mengingat bahwa pengadilan ini menemukan bahwa tidak akan pernah ada layanan yang diberikan kepada 'tergugat' yang disebutkan, gugatan ini dibatalkan dengan prasangka,” tulis hakim dalam putusannya.
3. Pavel M
Pada tahun 2005, seorang tahanan Rumania yang diidentifikasi sebagai Pavel M, menjalani hukuman 20 tahun setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan.
Dia kemudian mengajukan tuntutan hukum terhadap Gereja Ortodoks Rumania, sebagai perwakilan Tuhan di Rumania, karena gagal menjaganya dari Iblis, yang pada dasarnya menyatakan bahwa pembaptisannya telah menjadi kontrak yang mengikat.
Gugatan tersebut dibatalkan karena tergugat, Tuhan, bukan individu atau perusahaan, dan karena itu tidak tunduk pada yurisdiksi pengadilan sipil.
4. Chandan Kumar Singh
Chandan Kumar Singh, seorang pengacara asal Bihar, India, menggugat Dewa Hindu, Rama, karena menganiaya istrinya, Dewi Sita. Pengadilan menolak kasusnya, menyebutnya "tidak praktis".
(mas)
Lihat Juga :