F-16 AS di Ukraina akan Benar-Benar Dilibas Pertahanan Udara S-400 Rusia
Jum'at, 05 Mei 2023 - 21:01 WIB
“Memberi Ukraina lebih banyak MiG-29 tidak akan membantu medan perang. Dan bahkan jika kami memberi mereka F-16 modern, saya akan mengatakan F-16 yang lebih modern, itu tidak akan mengubah atau mempengaruhi medan perang dalam setahun, apalagi dalam waktu serangan musim semi," papar dia, mengacu pada "serangan balasan" Ukraina yang banyak digembar-gemborkan.
Veteran AS mengenang hari-harinya sebagai pilot F-16 di tahun 80-an dan 1990-an, dengan alasan pada saat itu, jetnya memiliki peluang untuk melawan rudal permukaan-ke-udara (SAM) era Soviet SA-6 dan SA-11, terutama ketika dia didukung oleh sistem penargetan HARM (High-speed Anti-Radiation Missile).
"Ada kemungkinan bagus bahwa saya akan ditembak jatuh, tetapi setidaknya ada kemungkinan yang sama bahwa saya bisa mencapai target," ungkap Venable.
Dia menunjukkan sejak saat itu, ada apa yang disebut sebagai "seluruh lompatan dalam kemampuan".
“Saya memiliki kesempatan bertarung saat itu; hari ini, tidak ada kesempatan bertarung (untuk F-16),” papar dia.
Analis penerbangan barat lainnya menggemakan penilaian F-16 ini, mengatakan jika Kiev pernah mendapatkannya, mereka "mungkin tidak akan bertahan lama".
Telah ditunjukkan bahwa pesawat tempur multiperan General Dynamics itu membutuhkan pangkalan udara dan jalur udara yang disiapkan secara khusus, sesuatu yang tidak dimiliki Ukraina.
Misalnya, lapangan terbang negara itu “terlalu pendek” dan “keras” untuk memungkinkan penggunaan yang aman dari F-16 yang terisi penuh.
Veteran AS mengenang hari-harinya sebagai pilot F-16 di tahun 80-an dan 1990-an, dengan alasan pada saat itu, jetnya memiliki peluang untuk melawan rudal permukaan-ke-udara (SAM) era Soviet SA-6 dan SA-11, terutama ketika dia didukung oleh sistem penargetan HARM (High-speed Anti-Radiation Missile).
"Ada kemungkinan bagus bahwa saya akan ditembak jatuh, tetapi setidaknya ada kemungkinan yang sama bahwa saya bisa mencapai target," ungkap Venable.
Dia menunjukkan sejak saat itu, ada apa yang disebut sebagai "seluruh lompatan dalam kemampuan".
“Saya memiliki kesempatan bertarung saat itu; hari ini, tidak ada kesempatan bertarung (untuk F-16),” papar dia.
Analis penerbangan barat lainnya menggemakan penilaian F-16 ini, mengatakan jika Kiev pernah mendapatkannya, mereka "mungkin tidak akan bertahan lama".
Telah ditunjukkan bahwa pesawat tempur multiperan General Dynamics itu membutuhkan pangkalan udara dan jalur udara yang disiapkan secara khusus, sesuatu yang tidak dimiliki Ukraina.
Misalnya, lapangan terbang negara itu “terlalu pendek” dan “keras” untuk memungkinkan penggunaan yang aman dari F-16 yang terisi penuh.
Lihat Juga :