F-16 AS di Ukraina akan Benar-Benar Dilibas Pertahanan Udara S-400 Rusia
Jum'at, 05 Mei 2023 - 21:01 WIB
Kembali pada Januari, wakil sekretaris pers Pentagon, Sabrina Singh, dikutip mengatakan F-16 akan menjadi “sistem lain yang menantang yang membutuhkan pelatihan” sehingga pilot Ukraina dapat menjadi cukup mahir untuk menggunakan pesawat dalam pertempuran.
Bagaimanapun, sejauh ini masalah pengiriman F-16 Amerika ke rezim Kiev telah "di luar meja", dengan hanya anggota NATO Polandia dan Slovakia yang menjanjikan beberapa MiG-29 yang lebih tua yang sudah dikenal oleh pilot dan mekanik Ukraina.
Berbicara kepada penyiar Amerika pada 24 Februari 2023, Presiden AS Joe Biden mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky "tidak membutuhkan F-16 sekarang".
Biden menambahkan "tidak ada dasar yang menjadi alasan" untuk melakukan ini.
Pada 3 Mei, perwakilan resmi Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ignat mengakui negara-negara Barat masih enggan mengirimkan F-16 ke Kiev.
Dia menambahkan beberapa negara anggota NATO telah berada dalam daftar tunggu untuk mendapatkan jet tempur AS itu selama bertahun-tahun.
Rusia telah berulang kali memperingatkan bantuan militer yang terus dikirimkan AS dan sekutunya ke Kiev hanya akan memperpanjang konflik Ukraina.
Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan negara-negara NATO "bermain api" dengan memasok senjata ke Kiev, dan setiap konvoi senjata untuk Ukraina akan menjadi target yang sah bagi pasukan Rusia.
Bagaimanapun, sejauh ini masalah pengiriman F-16 Amerika ke rezim Kiev telah "di luar meja", dengan hanya anggota NATO Polandia dan Slovakia yang menjanjikan beberapa MiG-29 yang lebih tua yang sudah dikenal oleh pilot dan mekanik Ukraina.
Berbicara kepada penyiar Amerika pada 24 Februari 2023, Presiden AS Joe Biden mengatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky "tidak membutuhkan F-16 sekarang".
Biden menambahkan "tidak ada dasar yang menjadi alasan" untuk melakukan ini.
Pada 3 Mei, perwakilan resmi Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ignat mengakui negara-negara Barat masih enggan mengirimkan F-16 ke Kiev.
Dia menambahkan beberapa negara anggota NATO telah berada dalam daftar tunggu untuk mendapatkan jet tempur AS itu selama bertahun-tahun.
Rusia telah berulang kali memperingatkan bantuan militer yang terus dikirimkan AS dan sekutunya ke Kiev hanya akan memperpanjang konflik Ukraina.
Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan negara-negara NATO "bermain api" dengan memasok senjata ke Kiev, dan setiap konvoi senjata untuk Ukraina akan menjadi target yang sah bagi pasukan Rusia.
(sya)
Lihat Juga :