KKB Minta Selandia Baru Jadi Mediator Pembebasan Pilot Susi Air

Rabu, 26 April 2023 - 15:26 WIB
“Selamat siang, hari ini Senin 24 April 2023 – hampir tiga bulan sejak mereka (pejuang separatis) menculik saya dari Paro,” kata Mehrtens.

“Seperti yang Anda lihat, saya masih hidup – saya sehat. Saya sudah makan enak, minum,” sambungnya.

“Saya tinggal bersama orang-orang di sini – kami bepergian bersama sesuai kebutuhan, kami duduk bersama, kami beristirahat bersama,” ujarnya.

Dia kemudian meminta pihak berwenang Indonesia untuk menghentikan serangan udara yang sedang berlangsung di Kabupaten Nduga tempat dia ditahan, dengan mengatakan serangan itu dapat membahayakan nyawanya dan juga orang lain.

“Indonesia telah menjatuhkan bom di wilayah tersebut selama seminggu terakhir,” kata Mehrtens.

“Tolong, tidak perlu, itu berbahaya bagi saya dan semua orang di sini. Terima kasih atas dukungan Anda," imbuhnya.

Baca Juga: KKB Penyandera Pilot Susi Air Batalkan Tuntutan Kemerdekaan Papua Barat

Ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Indonesia, TPNPB secara berkala merilis pembaruan tentang Mehrtens – yang ditangkap oleh para pejuang pada bulan Februari setelah mendaratkan penerbangan charter komersial Susi Air di Bandara Paro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!