Panglima Militer Sudan Tuduh RSF Gunakan Warga Sipil sebagai Perisai Manusia

Minggu, 23 April 2023 - 20:20 WIB
“(Bertempur) di dalam kota memperpanjang konfrontasi. Orang-orang bersenjata harus meninggalkan lingkungan perumahan untuk mengakhiri perang ini,” kata Burhan. Ia menambahkan, bahwa tidak ada yang dapat memperkirakan kapan dan bagaimana bentrokan akan berakhir.”

Baca juga: Arab Saudi Evakuasi Lebih dari 150 Warga Asing dari Sudan

“Orang-orang Sudan adalah orang-orang yang paling banyak merugi. Kami menyerukan dialog internal untuk menyelesaikan krisis ini,” tambah Burhan.

Sudan berbatasan dengan tujuh negara dan terletak di antara Mesir, Arab Saudi, Ethiopia, dan wilayah Sahel Afrika yang bergejolak. Permusuhan berisiko mengipasi ketegangan regional.

Kekerasan dipicu ketidaksepakatan atas rencana dukungan internasional untuk membentuk pemerintahan sipil baru empat tahun setelah jatuhnya Presiden Omar al-Bashir dan dua tahun setelah kudeta militer. Kedua belah pihak menuduh yang lain menggagalkan transisi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!